Pages

Kamis, 22 April 2010

Berita Duka Cita

Tangerang (ANTARA) - Ratusan rekan Yopi Hermawan (17) korban tertabrak pesawat latih di landasan pacu Bandara Budiarto, Kabupaten Tangerang, Banten, menangis histeris saat melihat mayat di ruang Kamboja RSUD Tangerang.

"Tidak tahan menahan haru, maka ratusan anak didik menangis setelah melihat jenazah Yopi," kata Wakil Kepala Sekolah SMK Bakti Adinnya Tangerang, Noviantoro dihubungi, Senin.

Dia mengatakan, bahwa korban saat di sekolah tidak memiliki prestasi belajar yang menonjol tapi banyak teman, hal itu dibuktikan ketika sejumlah temannya menangis melepas kepergian.

Pernyataan tersebut terkait dua pengendara sepeda motor, masing-masing Yopi Hermawan (17) dan Azzumar (22), tewas tertabrak pesawat latih di landasan pacu Bandara Budiarto Curug, Tangerang.

Kedua korban yang berboncengan sepeda motor ketika melintas di landasan tiba-tiba tertabrak pesawat latih milik STPI ketika hendak mendarat.

Yopi merupakan siswa kelas I SMK Bakti Adindya jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan Azzumar adalah karyawan toko swalayan di Legok, Tangerang.

Sedangkan Yopi mengendarai sepeda motor bernomor polisi B-3924-NDQ melewati bagian selatan landasan pacu saat kejadian.

Kedua korban menghembuskan nafas terakhir setelah pesawat latih Tobago seri TB-10 dengan nomor registrasi PK-AGU itu dengan instruktur penerbang Tesa Ariputra dan taruna Sephazka Abdilah (19) menghantam mereka.

Namun saat ini instruktur pesawat dan taruna penerbang itu dalam kondisi luka-luka dirawat di RS Siloam Gleanegles, Karawaci, Tangerang.

Sementara itu rekan Yopi, Florensia Chandraditta (16) mengatakan, sebelum meninggal korban meminta maaf tentang kesalahannya beberapa waktu lalu, padahal sebelumnya tak mau meminta maaf walau telah berbuat salah.

"Saya juga kaget ketika Yopi minta maaf, hal itu tidak pernah atau anti melakukan tindakan demikian meski telah berbuat salah," kata Florensia berurai air mata.

Florensia bersama ratusan rekannya sengaja mendatangi kamar mayat RSUD Tangerang untuk memastikan apakah Yopi betul berpulang untuk selamanya.

Rencananya Yopi akan dikuburkan di pemakaman umum Kampung Kemuning, Desa Serdang Wetan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa (20/4) pagi.

Sementara itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan investigasi terhadap kecelakaan pesawat milik STPI Curug Tangerang itu dipimpin langsung kapten Toos Sanitiaso.

illustrasi : [__________________]

sumber : [_______________]



Tidak ada komentar: